Diduga SPBU (Batu Sapi) Layani Pembelian Pertamax Pakai Jerigen, Oknum Petugas Blokir Kontak Wartawan

PantauKorupsi.com- SUKABUMI – Dugaan praktik menyimpang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di kawasan batu Sapi, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (24/03/2026), ditemukan antrean puluhan jerigen plastik berwarna biru yang diduga digunakan untuk membeli BBM jenis Pertamax guna dijual kembali secara eceran.

Pungutan Liar dan Pelanggaran Prosedur

Hasil penelusuran tim media di lokasi menunjukkan bahwa pengisian BBM ke dalam jerigen tersebut tidak menggunakan drum standar keamanan. Lebih mengejutkan lagi, beredar kabar adanya dugaan pungutan liar (pungli) sebesar Rp 10.000 untuk setiap jerigen yang diisi.

Praktik ini menuai sorotan karena selain mengabaikan aspek keselamatan (safety), juga menimbulkan pertanyaan terkait regulasi penyaluran BBM di wilayah tersebut.

Upaya Konfirmasi Diblokir

Mencoba menjalankan fungsi kontrol sosial, awak media berupaya melakukan klarifikasi kepada pihak pengelola atau penanggung jawab SPBU yang dikenal dengan nama Pak Heri. Namun, alih-alih memberikan penjelasan atau hak jawab, nomor WhatsApp perwakilan media justru langsung diblokir oleh yang bersangkutan.

Sikap tidak kooperatif dari pihak SPBU ini mengindikasikan adanya hal yang ditutupi terkait aktivitas pengisian jerigen tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU batu Sapi belum memberikan pernyataan resmi mengenai legalitas pengisian menggunakan jerigen plastik maupun dugaan biaya tambahan per jerigen.

Harapan Masyarakat

Warga dan pengguna jalan berharap pihak terkait, baik PT Pertamina (Persero) maupun aparat penegak hukum, segera turun tangan melakukan kroscek ke lokasi guna menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran SOP maupun praktik pungutan di luar ketentuan resmi.

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *