Tanggamus, — Pantaukorupsi.com — Suasana penuh kebahagiaan dan haru menyelimuti acara resepsi pernikahan pasangan Citra Lia Antasari dan Muhammad Adam Rinaldy yang digelar di Pekon Penantian, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, pada Sabtu (20/06/2026).
Citra Lia Antasari merupakan putri dari Ibu Nur Aisah dan almarhum Suarman, sedangkan Muhammad Adam Rinaldy adalah putra dari Ibu Hj. Aliyah dan almarhum H. Abdul Gafur.
Acara berlangsung meriah namun tetap khidmat dengan dihadiri oleh para tokoh agama, aparatur pekon, tokoh masyarakat, tokoh adat, keluarga besar kedua mempelai, serta masyarakat Pekon Penantian. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ustad Supriadi, Ustad Taslim, dan Ustad Sultan Sahri yang turut memberikan do’a dan nasehat kepada kedua mempelai agar dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Kehadiran keluarga besar almarhum Suarman yang datang dari Bengkulu dan Depok semakin menambah hangat suasana silaturahmi dalam momen bahagia tersebut. Para tamu yang hadir tampak menikmati rangkaian acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Pihak keluarga berharap pernikahan ini menjadi awal yang baik bagi kedua mempelai dalam mengarungi kehidupan rumah tangga serta senantiasa mendapatkan keberkahan, kebahagiaan, dan ridha Allah swt.
Kesuksesan acara ini juga didukung oleh berbagai pihak profesional, diantaranya Antiferalius Makeup sebagai penata rias pengantin, Luckyart Photography sebagai dokumentasi fotografi, Gita Decoration sebagai dekorator acara, Tematik Wedding Content Creator sebagai kreator konten pernikahan, Cindy Ayu Kinanti, S.Pd. sebagai MC wedding, serta Doerlart Cinema yang mengabadikan momen berharga pasangan pengantin dalam format sinematik.
Acara berlangsung lancar, penuh kehangatan, dan menjadi momen berkesan bagi kedua keluarga besar serta seluruh tamu undangan yang hadir.
“Selamat menempuh hidup baru kepada Citra Lia Antasari dan Muhammad Adam Rinaldy. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah serta dikaruniai keturunan yang saleh dan saleha.”
Laporan: Suhadi Korwil Lampung






