Lampung, Tanggamus|| pantaukorupsi.com – Antusiasme masyarakat terhadap pendidikan kejuruan di SMK Negeri 1 Talang Padang terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hingga hari ketiga pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Rabu (17/06/2026), jumlah pendaftar tercatat mencapai sekitar 1.350 calon peserta didik.

Sementara itu, daya tampung yang tersedia hanya 504 siswa, yang akan diterima dan ditempatkan pada tujuh kompetensi keahlian yang ada di SMK Negeri 1 Talang Padang, yaitu Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Teknik Komputer dan Jaringan, Desain Komunikasi Visual, Akuntansi, Manajemen Perkantoran, dan Bisnis Retail.
Kepala SMK Negeri 1 Talang Padang, Jamnur Hardy, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas tingginya kepercayaan masyarakat yang telah memilih sekolah yang dipimpinnya sebagai tempat menempuh pendidikan bagi putra-putri mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah menitipkan putra-putrinya untuk belajar di sekolah kejuruan, khususnya di SMK Negeri 1 Talang Padang. Tingginya jumlah pendaftar ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan, serta kompetensi lulusan agar mampu bersaing di dunia kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Jamnur Hardy.
Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya pendidikan vokasi yang tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Pihak sekolah berkomitmen melaksanakan seluruh tahapan SPMB secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti proses seleksi.
Dengan jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari dua kali lipat kuota yang tersedia, SMK Negeri 1 Talang Padang berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan baik serta tetap semangat dalam meraih cita-cita melalui pendidikan kejuruan.
Laporan: Romli






