IKAL Lemhannas Kalbar Dorong Penguatan Nilai Kebangsaan Melalui Forum Intelektual Berskala Nasional

PONTIANAK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) Kalimantan Barat akan menggelar Seminar Kebangsaan yang menghadirkan tokoh-tokoh nasional, akademisi, unsur pemerintah, TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat pemahaman Wawasan Nusantara dan ketahanan nasional dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks,(4/6).

Kegiatan strategis tersebut dijadwalkan berlangsung di Pontianak dan menjadi salah satu forum intelektual yang bertujuan membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga persatuan bangsa, memperkuat karakter kebangsaan, serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan nasional dan daerah.

Rangkaian acara akan dimulai dengan registrasi peserta pada pukul 08.00 WIB, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Wawasan Nusantara sebagai simbol komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Didi Darmadi, S.Pd.I., M.Pd., sebelum memasuki sesi sambutan dari Ketua DPD IKAL Lemhannas Kalimantan Barat, Brigjen Pol (Purn.) Rudy Tranggono, S.ST., M.K.

Dalam sambutannya, Rudy Tranggono akan menekankan pentingnya peran alumni Lemhannas sebagai agen perubahan yang mampu menjaga stabilitas sosial, memperkuat ketahanan daerah, serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada kepentingan nasional.

Seminar ini juga akan menghadirkan Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas RI, Prof. Purnomo Yusgiantoro, Ir., MSc., MA., PhD., IPU., yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi. Dalam kapasitasnya sebagai tokoh nasional yang memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan dan ketahanan nasional, Prof. Purnomo akan memberikan perspektif strategis mengenai tantangan bangsa Indonesia di era globalisasi.

Acara secara resmi akan dibuka oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Kehadiran pemerintah daerah dalam forum tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan sebagai modal utama pembangunan daerah dan nasional.

Setelah pembukaan resmi, para peserta akan mengikuti sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan sebelum memasuki agenda inti seminar.

Pada sesi utama, Prof. Purnomo Yusgiantoro akan tampil sebagai keynote speaker dengan membawakan materi mengenai penguatan ketahanan nasional, tantangan geopolitik dan geoekonomi global, serta implementasi Wawasan Nusantara dalam menjaga keutuhan bangsa.

Materi tersebut dinilai sangat relevan mengingat Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan multidimensi, mulai dari perkembangan teknologi, persaingan ekonomi global, ancaman keamanan nonmiliter, hingga dinamika sosial yang berpotensi memengaruhi persatuan nasional.

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam seminar tersebut, DPD IKAL Lemhannas Kalbar akan menyerahkan plakat kepada keynote speaker yang akan diberikan langsung oleh Ketua DPD IKAL Lemhannas Kalbar.

Memasuki sesi diskusi panel, seminar akan dipandu oleh Dr. Nurhadianto Pahmi, M.Pd., sebagai moderator. Forum diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten yang memiliki pengalaman dan perspektif strategis di bidangnya masing-masing, yakni Andy Yentriyani, Laksamana Muda TNI Sawa, dan Garuda Wiko.

Para narasumber akan membahas berbagai isu aktual dan strategis yang berkaitan dengan pembangunan nasional, kepemimpinan, pendidikan kebangsaan, penguatan sumber daya manusia, serta tantangan ketahanan nasional yang dihadapi Indonesia pada masa mendatang.

Ketua Panitia Seminar, Rahmat Putra Yudha, M.Ed TESOL, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang dialog yang produktif sekaligus sarana bertukar gagasan bagi seluruh peserta untuk memperkuat komitmen kebangsaan.

Menurutnya, seminar tersebut tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, organisasi kemasyarakatan, TNI-Polri, dan generasi muda dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keutuhan NKRI.

Melalui seminar kebangsaan ini, IKAL Lemhannas Kalimantan Barat berharap dapat memperkuat sinergi seluruh komponen bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan serta mengimplementasikan nilai-nilai Wawasan Nusantara sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan nasional.

Dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional dan daerah yang memiliki kapasitas serta pengalaman luas, seminar ini diharapkan menghasilkan gagasan konstruktif yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi penguatan ketahanan nasional dan pembangunan Kalimantan Barat sebagai bagian integral dari Indonesia.

(Tim – Liputan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *