Musdes LPJ BUMDes Bangun Sari Bahas Transparansi dan Rencana Pengembangan 2026

Lampung Selatan, pantaukorupsi.com – 11 Mei 2026 — Pemerintah Desa Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Sari, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) terkait Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun anggaran 2025 sebagai bentuk transparansi pengelolaan usaha desa kepada pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Tanjung Sari Handoyo, Kepala Desa Poniran, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Direktur BUMDes, perangkat desa, serta jajaran staf Kecamatan Tanjung Sari.

Dalam rapat tersebut, pengurus BUMDes menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengelolaan anggaran dan perkembangan usaha selama tahun 2025. Selain itu, turut dipaparkan rencana program kerja dan pengembangan BUMDes untuk tahun 2026 guna meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat.

Camat Tanjung Sari, Handoyo, memberikan apresiasi kepada pengelola BUMDes Desa Bangun Sari atas capaian kinerja selama periode 2025–2026. Menurutnya, BUMDes mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan berhasil memperoleh laba hampir 30 persen dari modal yang dikelola.

“Capaian ini menunjukkan pengelolaan BUMDes berjalan cukup baik. Sebagian keuntungan akan dimanfaatkan untuk menambah Pendapatan Asli Desa (PAD) serta memperkuat modal usaha BUMDes agar ke depan semakin berkembang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan BUMDes karena dana yang dikelola merupakan amanah pemerintah untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Saya berharap pengurus BUMDes dan pemerintah desa tetap menjaga keterbukaan dalam pengelolaan anggaran agar seluruh program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bangun Sari, Poniran, berharap BUMDes di desanya dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD desa. Menurutnya, pemerintah desa telah merencanakan penambahan unit usaha berupa kendaraan ambulans desa guna membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi kesehatan menuju rumah sakit.

“Kami berharap BUMDes terus berkembang sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk melalui rencana pengadaan ambulans desa untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” kata Poniran.

Kegiatan Musdes kemudian ditutup dengan serah terima dokumen laporan pertanggungjawaban dari pengurus BUMDes kepada Kepala Desa Bangun Sari sebagai bentuk administrasi dan pertanggungjawaban resmi pengelolaan usaha desa.

(Alex Juanda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *