MBG SD Negeri Banjarsari Mandek Pasc Libur Sekolah, Dugaan Pengalihan Dapur Picu Tanda Tanya

Tanggamus, pantaukorupsi.com — Program Makan Bergizi (MBG) bagi siswa SD Negeri Banjarsari, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan belum kembali berjalan setelah berakhirnya masa libur sekolah. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya, mengingat sejumlah sekolah lain di wilayah Talang Padang disebut masih menerima layanan MBG secara normal.

Informasi mandeknya penyaluran MBG ini memicu keluhan di lingkungan sekolah. Pasalnya, program MBG merupakan program pemenuhan gizi bagi peserta didik yang idealnya berjalan berkesinambungan dan tidak terputus tanpa penjelasan yang jelas.

Berdasarkan penelusuran awal, muncul dugaan adanya pengalihan kerja sama dapur MBG. Dapur yang sebelumnya memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan SD Negeri Banjarsari disebut tidak lagi menyalurkan makanan bergizi ke sekolah tersebut, dan dialihkan ke dapur MBG Suka Bandung 2. Dugaan pengalihan ini menjadi sorotan karena disebut tidak melalui mekanisme sebagaimana tertuang dalam kesepakatan awal.

Sumber di lingkungan sekolah menyampaikan bahwa Kepala SD Negeri Banjarsari tidak menghendaki adanya peralihan sepihak tanpa prosedur resmi, koordinasi, dan kejelasan dasar kebijakan. Menurutnya, apabila memang terdapat perubahan mitra dapur MBG, seharusnya dilakukan melalui mekanisme yang transparan dan sejalan dengan MoU yang telah disepakati, bukan dilakukan secara tiba-tiba.

Aspek wilayah juga menjadi perhatian. Secara zonasi koordinasi Korcam Talang Padang, SD Negeri Banjarsari dinilai lebih dekat secara geografis dengan dapur MBG Banding Agung. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik, mengapa justru terjadi pengalihan ke dapur MBG di wilayah lain, sementara dapur yang lebih dekat dinilai lebih efisien dari sisi distribusi.

Untuk memastikan informasi tersebut, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Lampung Media Pantaukorupsi.com mendatangi langsung lokasi dapur MBG Banding Agung guna meminta penjelasan. Namun, saat kunjungan dilakukan, dapur MBG Banding Agung terpantau dalam kondisi tidak beroperasi.

Upaya konfirmasi lanjutan dilakukan dengan menghubungi Ketua Pengelola MBG Banding Agung melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi yang disampaikan, meskipun pesan telah terkirim.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait kepastian layanan MBG bagi siswa SD Negeri Banjarsari, transparansi pengelolaan, serta konsistensi pelaksanaan program pemenuhan gizi. Media ini menegaskan bahwa informasi disampaikan berdasarkan penelusuran awal dan tidak menarik kesimpulan sepihak.

Media Pantaukorupsi.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya kepada seluruh pihak terkait, baik pengelola MBG, pihak sekolah, maupun instansi berwenang, guna memberikan penjelasan resmi agar persoalan ini menjadi terang dan hak siswa atas pemenuhan gizi tetap terpenuhi.

Laporan: Romli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *