Pemkab Kaur Resmi Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi, 259 Siswa Baru Siap Tempuh Pendidikan Berasrama

KAUR, BENGKULU| pantaukorupsi.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kaur dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat mulai diwujudkan melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT). Sebanyak 259 siswa baru resmi diterima dalam kegiatan Open House sekaligus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Kaur, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi para siswa untuk mengenal lingkungan pendidikan baru dengan konsep sekolah berasrama yang mengedepankan pembinaan akademik, karakter, kedisiplinan, serta kemandirian.

Acara itu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I., perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia Tommy Heryanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kaur, di antaranya Kapolres Kaur dan Dandim 0408/Manna-Kaur, perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kaur, tokoh adat, serta para orang tua dan wali siswa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah pusat dan daerah serta seluruh pihak yang telah mendukung hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Kaur.

Menurutnya, keberadaan SRT menjadi salah satu langkah strategis dalam memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan akses pendidikan.

“Sekolah Rakyat hadir sebagai harapan baru pendidikan yang terbuka untuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Dukungan dari seluruh elemen sangat kami harapkan agar generasi penerus kita mendapatkan pelayanan pendidikan berasrama yang layak dan berkualitas,” ujar Abdul Hamid.

Sebanyak 259 siswa yang diterima akan mengikuti rangkaian MPLS selama 10 hari. Program tersebut dirancang untuk membantu siswa beradaptasi dengan sistem pendidikan berasrama, mengenal tata tertib sekolah, memahami budaya belajar, memanfaatkan fasilitas yang tersedia, serta membangun karakter disiplin dan tanggung jawab.

Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Kaur juga mendapat perhatian dari perwakilan lembaga legislatif tingkat pusat. Dalam kegiatan tersebut hadir Anggota DPR RI Erna Sari Dewi dan Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Bengkulu Apt. Destita Khairilisani, S.Farm.

Destita Khairilisani menilai keberadaan SRT merupakan bentuk nyata perhatian negara dalam menghadirkan pemerataan pendidikan bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi sinergi pemerintah pusat dan daerah. Sebagai wakil daerah, kami tentu berkomitmen terus mengawal pemenuhan kebutuhan sarana, prasarana, hingga program penunjang yang sesuai dengan tantangan masa depan anak sekolah Kabupaten Kaur,” tegas Destita.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Kaur menjelaskan bahwa kegiatan Open House digelar sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat mengenai kesiapan penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut.

Melalui kegiatan tersebut, para orang tua dan wali siswa dapat melihat secara langsung berbagai fasilitas yang telah disiapkan, mulai dari ruang belajar, asrama, hingga sarana pendukung lainnya untuk menunjang proses pembelajaran.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan fasilitas sekolah, pertunjukan seni siswa, serta ramah tamah bersama para tamu undangan.

Pemerintah Kabupaten Kaur berharap keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan mampu bersaing di masa depan.

Pewarta : E’ep

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *