PALEMBANG, pantaukorupsi.com – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan terkait proyek irigasi di Kabupaten Muara Enim menuai respons dari kalangan jurnalis. Jurnalis Merah Putih (JMP) Sumatera Selatan menyatakan dukungan terhadap langkah penegakan hukum tersebut.
Kepala Perwakilan JMP Sumsel, Yh Pratama S.S (Jawir), menilai OTT tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah Sumatera Selatan.
“Kami mendukung penuh langkah Kejati Sumsel dalam mengusut perkara ini secara profesional dan transparan. Proses hukum harus berjalan tuntas sesuai ketentuan perundang-undangan,” ujar Yh Pratama dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/02/2026).
Menurutnya, pengusutan perkara tidak hanya berhenti pada pihak-pihak yang terjaring dalam operasi tersebut, tetapi juga perlu mendalami mekanisme pengawasan proyek agar ke depan tidak terjadi praktik serupa.
Ia menegaskan bahwa pendalaman terhadap aspek tanggung jawab administratif dan pengawasan merupakan bagian dari proses hukum yang sah, sepanjang dilakukan berdasarkan alat bukti dan prosedur yang berlaku.
“Penegakan hukum yang komprehensif akan memperkuat kepercayaan publik. Namun semuanya tentu harus mengedepankan asas praduga tak bersalah,” tambahnya.
Sebelumnya, penyidik Kejati Sumsel melakukan OTT terkait proyek irigasi di Kabupaten Muara Enim dan mengamankan sejumlah pihak beserta barang bukti. Hingga saat ini, proses penyidikan masih berlangsung.
Perkembangan lebih lanjut mengenai konstruksi perkara, status hukum pihak-pihak yang diamankan, serta kemungkinan pengembangan kasus masih menunggu keterangan resmi dari pihak Kejati Sumsel.
Hingga berita ini diterbitkan, Awak Media masih berupaya mengonfirmasi perkembangan penanganan perkara kepada pihak Kejati Sumsel serta pihak-pihak terkait. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi apabila terdapat pihak yang merasa perlu memberikan penjelasan atau tanggapan atas pemberitaan ini.
Laporan: Machmud





